Menurut survey, 8 dari 10 orang yang kecanduan Smartphone sangat panik dan merasa sangat menderita ketika tidak berada di dekat Smartphone mereka, mereka bakalan langsung cabut balik ke rumah untuk mengambil gadget kesayangannya itu. Mereka yang mengalami hal tersebut disebut nomophobia (no-mobile phobia). Walaupun sebenarnya tanpa smartphone tersebut, mereka masih dapat bekerja.
Cara mengatasi kecanduan Smartphone
- Biarkan smartphone anda low bat dan tidak perlu dicharge, dijamin anda tidak dapat menggunakan smartphone anda dan tidak perlu repot charge smartphone semalaman.
- Simpan smartphone anda dan jauhkan dari kita bila perlu. Bahkan lupakan password smartphone anda.
- Waktu yang biasanya terbuang untuk main game, internet, social media dan sebagainya atau keasikan terhadap smartphone, dapat anda alihkan untuk bercerita dengan teman, have fun, makan malam bersama dengan keluarga dengan memasak bersama.
- Gunakan cara tradisional. Jika anda perlu menelepon seseorang, cari melalui yellow page atau penerangan dan telpon menggunakan PSTN normal atau telpon umum. Jika anda berpergian dan memerlukan peta, dapat menggunakan lembaran peta tradisional.
- Jika anda berhasil di hari pertama , anda dapat mencoba satu hari berikutnya tanpa smartphone, tubuh anda akan membiasakan diri mengurangi ketergantungan terhadap smartphone tersebut dengan cara yang mudah dan murah. Tentunya juga akan menyehatkan tubuh kita.
- Luangkan waktu untuk hobi anda yang tidak menggunakan smartphone. Jika biasanya anda hobi foto dan posting ke instagram, anda sekarang dapat melakukan tersebut dengan menggunakan kamera pro DSLR dan cetak hasil karya gambar anda. Masukkan kumpulan hasil foto agan ke dalam buku album. Anda mendapatkan hobi baru, siapa tahu nanti anda dapat menjadi fotografer profesional.
- Matikan Notifikasi, Fitur notifikasi pada smartphone memang sangat penting bagi pengguna aktif smartphone. Karena, fitur notifikasi ini dapat terhubung dengan beberapa akun sosial media dan email Anda. untuk itu, cara pertama mengatasi kecanduan smartphone ini sebaiknya Anda nonaktifkan fitur notifikasi smartphone Anda. Dengan mematikan sistem pemberitahuan otomatis dari berbagai sosial media dan email ini Anda telah memasuki tahap pertama mengatasi kecanduan smartphone.
- Jangan gunakan reminder/pengingat, Fungsi dari pengingat atau semacam alarm disini sama halnya dengan notifikasi. Anda mengatur jadwal tertentu pada smartphone untuk ketemuan dengan pacar atau mungkin meeting dengan klien, tentunya membuat Anda masih ketergantungan pada smartphone sebagai pengingat schedule Anda. Sebaiknya hindari hal ini jika Anda ingin pulih dari ketergantungan terhadap kecanggihan smartphone.
Dampak Penggunaan Smartphone Terlalu lama
1. Pandangan kabur
Lama memandangi layar smartphone membuat otot mata menjadi tegang. Otot mata yang tegang biasanya tidak mampu fokus dengan cepat pada jarak yang berbeda. Kondisi ini biasa disebut Blurry Vision. Mengatasinya, jika kamu habis memandangi layar smartphone yang cukup lama, pejamkan mata terlebih dahulu sebelum sekitar 10 detik sebelum memandang ke arah yang berbeda
2. Kelainan Postur Tubuh
Menggunakan smartphone berlama-lama dengan posisi badan tidak benar dapat mengakibatkan kelainan postur tubuh. Misalnya menggunakan smartphone sembari duduk dengan posisi tulang belakang terlalu membungkuk ke depan. Kelainan postur tubuh atau penyakit degeneratif ini biasanya banyak ditemui pada usia lanjut, sekitar 40 hingga 50 tahun ke atas.
3. Mengganggu Tidur
Keasyikan browsing, media sosial, chatting, atau bermain game biasanya berlanjut hingga larut malam. Hal ini tentunya waktu untuk tidur dan istirahat menjadi berkurang. Suara "ting" dari notifikasi pesan masuk di ponsel juga bisa membuat kualitas tidur menjadi terganggu. Kurangnya istirahat secara terus-menerus dapat membuat ketahanan tubuh menjadi berkurang, akhirnya gampang terserang penyakit. Untuk itu, matikan smartphone saat menjelang tidur agar dapat istirahat dengan tenang.
4. Merusak Otak
Sejauh ini memang dampak buruk dari radiasi ponsel terhadap kesehatan tubuh masih menjadi kontroversi. Namun beberapa penelitian mengatakan bahwa radiasi ponsel dapat memicu tumbuhnya tumor otak dan penyakit insomnia. Yang paling banyak dialami saat ini adalah menatap ponsel berlama-lama dapat menyebabkan rasa mual dan sakit kepala.
4. Susah Tidur
Layar smartphone cenderung mengeluarkan cahaya biru, entah benar atau tidak warna biru tersebut diduga dapat mengganggu hormon manusia untuk tidur. Mengurangi kecerahan layar smartphone saat menggunakannya di malam hari bisa jadi mengurang resiko susah tidur kamu.
5. Penglihatan terganggu
Dengan berlama-lama melihat layar smartphone bisa mengakibatkan penglihatan kita terganggu. Dalam dunia kedokteran gangguan penglihatan ini disebut Computer Vision Syndrome (CVS) dengan gejala mata kering karena jarang berkedip. Untuk mencegahnya, kurangi durasi memandangi layar smartphone, hindari menggunakan smartphone di tempat gelap yang memicu otot dan syaraf mata bekerja lebih berat, atau tidak menggunakan smartphone dalam posisi miring atau sambil tiduran.
6. Sakit Kepala
Akibat posisi leher yang salah dan otot mata yang tegang karena sering melihat layar smartphone bisa juga menimbulkan sakit kepala. Selain itu, kemungkinan terburuknya dapat mengakibatkan rabun jauh. Untuk meminimalisir kemungkinan buruk tersebut bisa dengan istirahat yang cukup, kurangi melihat layar smartphone dalam waktu lama, usahakan jarak mata terhadap smartphone tidak terlalu dekat (kurang dari 20 cm).
7. Gangguan Pendengaran
Selain digunakan untuk bermain game, browsing, atau media sosial, smartphone juga digunakan untuk memutar musik dengan earphone. Mendengarkan musik menggunakan earphone dengan volume speaker terlalu tinggi bisa mengakibatkan pendengaran terganggu. Mendengarkan musik dengan volume kencang biasanya dilakukan saat mengendarai motor atau di tempat keramaian.
8. Mengurangi Produktivitas
Selain untuk komunikasi, smartphone sejatinya dapat menunjang produktivitas penggunanya dalam kehidupan sehari-hari, seperti menerima dan membalas email, browsing internet, membuat dokumen tulisan, dan lain sebagainya. Namun lain halnya jika smartphone hanya digunakan untuk media sosial dan bermain game. Apalagi jika bermain game hingga lupa waktu seperti bermain Clash of Clans misalnya. Bisa dipastikan produktivitas kamu bisa berkurang karena tidak sempat lagi mengerjakan hal lain yang lebih produktif.
9. Menimbulkan Kecanduan
Berkat perkembangan teknologi terus meningkat membuat smartphone dapat melakukan banyak fungsi. Kamu dapat dengan mudah menerima dan membalas e-mail, chatting, berselancar di internet, menonton video, mendengarkan musik, bermain game, atau berinteraksi di media sosial. Kemudahan-kemudahan ini disinyalir dapat menimbulkan kecanduan sehingga hampir setiap menit kita bisa mengecek ponsel apakah ada pesan masuk atau tidak. Penelitian yang dilakukan tim dari Rutgers University menyebutkan, untuk menyembuhkan pecandu smartphone, terapi yang digunakan sama seperti terapi untuk pecandu narkoba.
10. Kurang Peduli Terhadap Lingkungan Sekitar
Pada saat menggunakan smartphone, biasanya hampir seluruh konsentrasi pikiran kita tertuju pada smartphone dan tanpa memedulikan keaadaan sekitar. Parahnya lagi, banyak orang yang menggunakan smartphone pada saat mengendarai mobil atau motor, saat menyebrang jalan, atau menaiki eskalator yang dapat menimbulkan bahaya terhadap pengguna smartphone ini sendiri.

0 Response to "Mengatasi Kecanduan Smartphone Dengan 8 Langkah Mudah"
Post a Comment